Makassar, 5 Februari 2012
lampu malam Semakin redup
redup tapi bercahaya
musik ini menggangguku
mengoceh tentang klesalahanku
katanya "takkan bisa"
mulut memaki tanpa berkata
mendekati duniamu yang semakin jauh
jauh menuju barat,
dan mengejarmu menuju timur
langkah ini mulai letih
ingin ku berhenti
gubuk derita tlah terlihat
berlapis pada dinding hitam
dengan cermin-cermin kabur
dulu sengaja kupecahkan
aku telah dan ingin merenung di gelapku
sendiriQ, tanpa kamu, dia atau siapapun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar