created By Thamrin on Sept 8, 2010
Kau pelita yang tersulut dalam hati
Meski tiupan angin yang begitu kencang
Tak jua engkau bisa padam
Cahaya abadimu akan kian terang
Kini segalanya kian redup
Semua menjadi gelap
Namamu tak lagi suci
Begitupun cinta yang lama terjaga
Pilu menjadi derita
Tangan tak pernah sampai menyentuhmu
Memori usang itu penuh debu
Tak setetesss air yang membasahi
pikirQ masih selalu tentang dirimu
tapi tak lagi indah
semua ingin kusesali
semua ingin kuhapuskan
penjara cinta yang terbangun dengan kisah indah
kini bak jeruji-jeruji cinta dari kayu lapuk
tak lagi dapat mengurung bias indah antara kita
hanya menyisahkan ujung-ujung runcing yang dapat menyayat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar